Seorang orang tua mencertitakan tentang anaknya ke calon menantu,
"Ini aja kakaknya keluaran politeknik UI, gak dipake. Yang dipake yang keluaran BSI, yang justru sering diajak keluar kota, dideketin bos. Mungkin karena penampilan juga ya, dia cantik, pinter ngomong. Kalo kakaknya kan diem orangnya, udah gak bisa ngomong gak pinter lagi."
Diri ini memang memalukan, ditambah orang tua yang mempermalukan anaknya sendiri, karena memang sudah sepantasnya malu sebagai orang tua memiliki anak seperti diri ku.
Memang aku anak yang tidak dapat membanggakan orang tua, dengan segala keterbatasan yang aku miliki. Perjuangan ku untuk bisa jadi pns di kementerian yang wow pun, bukan karena kemampuan diri ini. Namun karena kebaikan Allah, kemurahan Allah ku, yang mengizinkan aku untuk lolos tes cpns tahun 2013 saat itu.
Doa ku mengalahkan segala keterbatasan ku. Doa seorang anak yang ingin membanggakan orang tua nya. Doa seorang anak yang ingin membalas jasa-jasa orang tuanya.
Namun, apalah daya ini, aku hanya bisa berjuang sebatas itu. Dan setelah menjadi pns, lain lagi ceritanya, orang tua membanding-bandingkan dengan anak lain. Nasib anak lain yang sangat bagus, sering diajak DL, dekat bos, dipertahankan dan tidak di mutasi buangan, menikah dengan laki-laki yang luar biasa pintar, tinggal di luar negeri.
Sementara diri ini?
hanya satu kata, "TERPURUK". Sudah jatuh, tertimpa tangga. Nasib buruk selalu memihak padaku. Dimutasi, Ditipu umrah, Diperas bandar, tidak dilirik laki-laki, tidak memiliki teman, bahkan dimanfaatkan teman.
Maafkan aku Ya Allah, usaha ku untuk membuat bangga orang tua hanya bisa sebatas ini. Untuk menyelesaikan S2, mungkin aku tak sanggup & tak ada gunanya, untuk aku yang tidak pandai otaknya, ditambah tidak pintar bicara.
Maaf aku Ya Allah, yang memalukan orang tua ku. Yang tidak bisa membanggakan orang tua ku seperti anak-anak lainnya.
Namun bantu aku Ya Allah, izinkan diri ini bisa menghadiahkan surga untuk orang tua ku kelak. Aamiin Allahumma Aamiin....
October 26, 2011 Today is my birthday. Nothing special today. There is no cake. There is no gift. There is no celebration. But my classmate, who really care to me, give me shake hand and pray for me. I’m so touched. Thanks so much for Kiki (Rizky Mafriza), Pitri (Hapitri Muldiyaman), Ncim (Triyani Dewi Wahyuni), Andri, Sari, Via, Uni (Juniah Watie), Yulia Fizriyan, Niken Febriyanti, Dila (Fadila Amalia), Lisa Afifah, Eka Ratna Sari, Ria (Badriyah), and Day (Dayanti Ika Sari) who have birthday one day after me.Thanks for your songs “happy birthday”. Love you guys. I’ll always remember how care you are... J Gue berharap,, di umur gue yang ke-20 tahun ini,, yang udah kepala 2.... gue bisa dewasa, cepet-cepet lulus dan dapet kerja, bisa bantu ortu cari nafkah. Bisa bahagiaan dan membanggakan ortu gue kelak, dan balas semua jasa-jasa mereka secepat mungkin. Bisa mandiri. Sukses dan mewujudkan semua cita-cita dan impian gue. Sukses dunia akhirat pastinya juga. Menjadi anak ya...

Comments
Post a Comment