Akhir-akhir ini, orang tua terutama aboji, selalu mendesak kapan nikahin anaknya.
Adik ku sudah kedua kalinya membawa calon, yang kini berbeda dari sebelumnya. Dan mungkin kali ini yang terkhir, Inshaa Allah.
Sedangkan Diri ini?
Sama sekali belum pernah memperkenalkan laki-laki, calon imam ku kelak. Pacar saja tidak punya, apalagi calon imam. Teman lelaki dekat saja tidak ada, apalagi calon.
Malu?
Tidak. Karna aku tau ini sudah jalan takdir ku. Aku yakin Allah s.w.t. sudah menetapkan yang terbaik untuk hamba-Nya.
Namun, orang tua ku yang sangat malu memiliki anak perempuan yang tak kunjung dilamar, dan hampir menginjak kepala 3.
Aku tak pernah berpikir akan menghadapi masalah ini saat kecil, "tidak laku". Menjadi wanita yang sampai sekarang belum pernah dicintai oleh kaum pria. Sejak duduk di bangku kelas 6 SD, saat ku mulai merasakan suka pada laki-laki, hingga sampai saat ini, rasa cinta ku selalu berakhir "bertepuk sebelah tangan." Sampai semua laki-laki yang aku suka, saat ini sudah menikah semua dan memiliki anak.
Satu-satunya laki-laki yang pernah dekat dengan ku, yang sampai ku ajak ke lampung, itu pun dia hanya sebatas memanfaatkan ku. Kita dekat namun tanpa ada pernyataan cinta dari dia. Laki-laki yang berniat melamar, namun hanya menipu minta di booking hotel, padahal belum kenal apa2.
Usaha mendapatkan jodoh dengan taaruf? Sudah. Aku mencoba taaruf lewat situs mawaddah indonesia. Namun, berkali-kali taaruf yang diajukan ku di tolak.
Jodoh memang rahasia Allah. Jodoh memang sudah ditakdirkan.
Namun terkadang diri ini merasa bahwa aku memang tidak pantas dimiliki siapa-siapa. Tidak memiliki paras cantik, tidak tinggi, tidak putih, tidak pandai masak, tidak pandai bergaul, bicara, tidak memiliki keterampilan & keahlian apa2. Mungkin itu pun, jika kelak ada laki-laki yang mau dengan ku, dia akan menyesal ketika tau diri ini seutuhnya.
Mungkinkah Ya Allah aku akan hidup seorang diri sampai akhir hayat ku? Aku pun tak masalah jika memang itu yang Engkau takdirkan untukku.
Karena aku tau itu yang terbaik.
Namun, jika boleh meminta, matikan aku khusnul khotimah dalam usia muda Ya Rab, agar aku bisa segera bertemu jodoh ku di surga.
Aamiin Allahumma Aamiin....
October 26, 2011 Today is my birthday. Nothing special today. There is no cake. There is no gift. There is no celebration. But my classmate, who really care to me, give me shake hand and pray for me. I’m so touched. Thanks so much for Kiki (Rizky Mafriza), Pitri (Hapitri Muldiyaman), Ncim (Triyani Dewi Wahyuni), Andri, Sari, Via, Uni (Juniah Watie), Yulia Fizriyan, Niken Febriyanti, Dila (Fadila Amalia), Lisa Afifah, Eka Ratna Sari, Ria (Badriyah), and Day (Dayanti Ika Sari) who have birthday one day after me.Thanks for your songs “happy birthday”. Love you guys. I’ll always remember how care you are... J Gue berharap,, di umur gue yang ke-20 tahun ini,, yang udah kepala 2.... gue bisa dewasa, cepet-cepet lulus dan dapet kerja, bisa bantu ortu cari nafkah. Bisa bahagiaan dan membanggakan ortu gue kelak, dan balas semua jasa-jasa mereka secepat mungkin. Bisa mandiri. Sukses dan mewujudkan semua cita-cita dan impian gue. Sukses dunia akhirat pastinya juga. Menjadi anak ya...




Comments
Post a Comment